JR Pass bagaikan kartu sakti di Jepang. Kita bebas keluar masuk stasiun dan bebas naik kereta super cepat bullet train atau yg dikenal dengan nama Shinkansen. JR Pass merupakan tiket terusan yang berlaku untuk Kereta/subway JR, Kereta super cepat Shinkansen (kecuali Nozomi dan Mizuko) juga berlaku untuk bus dan feri yg dioperasikan oleh Japan Railways.
Kalau dalam itenerary kita menuliskan akan bepergian ke Yokohama, Osaka, Kyoto, Kobe, atau Nara artinya ada rencana keluar Tokyo dan lintas Prefectur, maka membeli JR Pass adalah suatu yang sangat manfaat dan ekonomis. Tanpa JR Pass maka transportasi menjadi sangat mahal. Sudah dibandingkan jika kita membeli tiket Kereta Shinkansen menuju Osaka atau Kyoto, sekitar Rp 2 juta dan kalau pulang-pergi coba kalikan 2. Sementara harga JR pass untuk durasi pengunaan selama 7 hari adalah sebesar Rp 3 juta sekian.
Jadi buat yang mau jalan-jalan ke Jepang sendiri tanpa travel tour, disarankan untuk membeli JR Pass agar bisa menjelajah prefectur Jepang dengan mudah dan nyaman.
CARA MENDAPATKANNYA..
JR Pass atau Japan Railway Pass hanya bisa didapatkan di luar Jepang. Ini memang diperuntukkan untuk kemudahan dan kenyamanan wisatawan yg akan berkunjung ke Jepang.
JR Pass mempunyai masa berlaku 7 hari, 14 dan 21 hari sesuai kebutuhan kita. Oleh karena itu penting sekali kita mempunyai Itenerary yang benar-benar terjadwal terkait dengan mulai kapan masa berlaku JR pass, karena kita sendiri akan menentukan mulai dihitung 7, 14 atau 21 harinya.
Jadi apabila kita sudah mendapatkan visa bergegaslah membeli JR pass ini. Syaratnya hanya copy visa dan passport. Lokasi pembeliannya bisa di Travel-travel tertentu atau di Kantor yang khusus menyediakan railway pass. Salahsatunya berlokasi di Gedung Chantika, lantai 2, Jalan Bangka Raya no 6, Kemang (Telp. 021-71794543)
SELANJUTNYA..
Kita akan mendapatkan voucher setelah membayar administrasi JR dan voucher inilah yg harus kita tukarkan saat tiba di Bandara Narita. Ketika sudah sampai di Jepang dan selesai dengan urusan imigrasi, kita turun dengan escalator untuk mengambil bagasi, kemudian keluar melalui jalur hijau NOTHING TO DECLARE dan selanjutnya turun lagi 1 lantai dengan lift, karena membawa luggage menuju kantor penukaran JR pass.
APA YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK MENUKAR VOUCHER MENJADI JR PASS ?
Pastinya antri seperti biasa, karena budaya antri di Jepang sangat dijunjung tinggi! Hebatnya petugas sangat aware kalau antrian panjang, maka mereka akan mendatangi kita dengan membawa exchange form dan papan jalan sehingga kita bisa mengisi form sambil antri berdiri. Ini sangat mempercepat proses di desk.
Kita harus memperlihatkan voucher dan passport kepada petugas. Kemudian akan ditanya alamat, no telp akomodasi selama di Tokyo dan tanggal sejak kapan JR pass akan digunakan untuk menghitung durasi hari nya. Kalau dari bandara mau naik Narita Express atau kereta N'EX ke Tokyo Station, maka JR Pass dihitung mulai saat itu; tapi kalau dari bandara Narita mau naik limousine bus, maka berlakunya JR pass bisa esok harinya atau lusa tergantung kita mau gunakan pass ini kemana.
Penting merencanakan dengan benar perjalanan selama di Jepang, supaya JR Pass berlaku efektif selama masa berlakunya. Alhamdulillah kami beli JR Pass dengan durasi 7 hari, dengan itenerary yang sudah diperhitungkan dengan benar agar masih bisa menggunakan JR pass dari Osaka kembali ke Tokyo.
So buat para Budget Traveller pastikan untuk membeli JR PASS sebelum berpetualang ke Jepang!
"Moment to save the priority"




No comments:
Post a Comment