" Ayo ibu, berani deh jalan sendiri gak usah pakai travel group. Kan sudah pernah ngerasain dengan tour, serba terbatas dengan waktu dan gak bisa ke Harajuku lho! Katanya kita mau nyobain Takoyaki dan Okonomiyaki yg uenak di Dotonburi.." Itulah anaks selalu menyemangati agar aku berani memutuskan jadi independent traveller alias backpacker alias jalan jalan sendiri tanpa pemandu. Artinya siap dengan segala kemungkinan, susah senang bersama.
Waduh mau liburan, pake mikir lagi.. how come?
Antara iya dan tidak, ada keraguan walau sudah pernah tour ke Jepang 2 tahun yg lalu. Enaaak sih seperti ndoro putri selalu diserve, kemanapun pergi bus sudah siap, makanan halal sudah terjamin dan terhidang. Semua oke sesuai schedule :)
Hanya yg gak enaknya waktu yg terbatas, bangun pagi, selalu terburu buru, mesti on time karena kalau telat gak enak sama anggota group yg lain... dan utamanya kita gak bisa ngatur jadwal dan objek wisata.
Sekilas melihat map rute kereta JR dan metro subway Jepang di Google, ya ampuuun jadi ciut juga nyalinya.. jaringan keretanya persis sarang laba2! apa mungkin ber-3 hunting di Jepang wira-wiri nanya sana sini berbekal google map bisa survive...?
Aeon Mall awal Maret yang lalu, mengadakan travel fair liburan ke Jepang dengan tawaran tour dari banyak travel terkenal. Yg dilirik anaks adalah itinerary-nya karena banyak daftar keinginan mereka yang tidak masuk dalam lokasi tujuan; misalnya mereka mau ke Yokohama ke cup noodles museum dan ke Orbi Yokohama. Lagipula hampir rata-rata semua travel mempunyai tujuan objek wisata yang sama dan sudah pernah dikunjungi seperti Tokyo Disneyland, Disneysea, Universal Studio Japan, Danau Kawaguchi, Mt Fujiyama, outlet Gotemba, Ginza dll. Itu standard Tour.
Inginnya trip part 2 ini adalah meng-explore Jepang dari prefectur dan distrik yang lain karena pastinya banyak hal berbeda yang bisa dinikmati dan diserap untuk jadi references. Jepang adalah negara yang unik dan menarik untuk dikunjungi dari dekat. Perpaduan antara keramahan budaya dan kemajuan teknologi serta infrastruktur yang canggih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara. Eager and excited!
Akhirnya diputuskan, untuk trip ke Jepang kali ini dengan jalan sendiri tanpa intervensi travel dan berangkat akhir maret untuk bisa menikmati dari dekat season Sakura blooming.
Inilah kali pertama jalan-jalan ke Negara lain tanpa seorang tour guide semoga Allah membimbing perjalanan dan menjadikan perjalanan ini jalan setapak menjadi ahli syukur yang selalu memujiNya disetiap waktu amiiin.
Bismillah. Bekal pertamaku pastinya adalah doa, mohon izin dan kemudahan Allah.

No comments:
Post a Comment